Mengenal Kasih Allah yang Tak Terbatas
Stefanus Irgy
Dipublikasikan pada 05 Maret 2024
3 min baca

Dalam kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian, sebagai orang percaya, kita diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan di setiap langkah perjalanan kita. Firman Tuhan mengingatkan kita dalam Amsal 3:5-6, "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Ayat ini mengajarkan kita untuk mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan, baik dalam hal kecil maupun besar. Terkadang, kita merasa mampu mengatasi semua masalah dengan kekuatan dan kebijaksanaan kita sendiri, namun tanpa Tuhan, semua usaha kita bisa sia-sia. Mengandalkan Tuhan berarti kita menyadari keterbatasan kita dan memohon bimbingan-Nya dalam setiap keputusan.

Contoh nyata dari mengandalkan Tuhan dapat kita lihat dalam kehidupan Raja Daud. Meskipun Daud adalah seorang prajurit yang gagah berani, ia selalu mencari Tuhan dalam setiap peperangan dan situasi sulit. Dalam Mazmur 18:30, Daud menyatakan, "Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji Tuhan adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya."

Ketika kita menghadapi masalah, tantangan, atau bahkan saat berada di puncak kesuksesan, penting bagi kita untuk tetap rendah hati dan bersandar pada Tuhan. Doa adalah salah satu cara terbaik untuk mengandalkan Tuhan. Melalui doa, kita dapat mengungkapkan rasa syukur, permohonan, dan juga menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya. Filipi 4:6-7 mengingatkan kita, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

Selain doa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari juga memperkuat iman dan kepercayaan kita kepada-Nya. Firman Tuhan memberikan kita petunjuk dan hikmat untuk menghadapi setiap situasi dalam hidup ini. Dalam Mazmur 119:105 dikatakan, "Firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."

Marilah kita belajar untuk selalu mengandalkan Tuhan di setiap langkah kehidupan kita. Dengan demikian, kita akan merasakan damai sejahtera yang melampaui segala pengertian dan mendapatkan kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu berjalan bersama kita.

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." - Amsal 3:5-6

Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
6 Orang Membaca